Peluang Usaha Baru :

Swasembada Pangan Ikan Diwacanakan

Written By nimda on Wednesday, April 3, 2013 | 6:22 AM


Swasembada Pangan Ikan Diwacanakan

Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menyatakan, swasembada pangan perikanan layak diwacanakan karena meskipun produksi ikan di perairan Indonesia melimpah tetapi negara ini dinilai masih mengimpor ikan dalam jumlah yang banyak.
"Swasembada ikan tidak pernah dibicarakan karena pembangunan republik masih bias daratan," kata Sekretaris Jenderal Kiara Abdul Halim di Jakarta, Selasa (2/4).

Menurut Abdul Halim, meskipun telah terdapat lembaga Kementerian Kelautan dan Perikanan, tetapi semangat kepemimpinan negara yang bias daratan dinilai belum berubah. Padahal, swasembada pangan perikanan di suatu negeri kelautan seperti Indonesia merupakan sesuatu hal yang sangat relevan. "Penting untuk diperhatikan bahwa swasembada bukan cuma urusan peningkatan produksi ikan," katanya.

Ia menyatakan, hal terpenting dalam konsep swasembada pangan perikanan adalah bagaimana menyejahterakan masyarakat perikanan nasional dan menjamin keberlanjutan sumber daya perikanan.

Salah satu upaya yang harus dilakukan, adalah mengurangi ketergantungan pada impor ikan yang dapat mematikan pendapatan masyarakat perikanan khususnya nelayan tradisional. "Dalam konteks itu, perlu masterplan berjangka panjang. Bukan ganti menteri ganti kebijakan. Belum lagi ada embel-embel kepentingan partai politik," kata Abdul Halim.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo dalam sejumlah kesempatan telah menyatakan bahwa dalam upaya melindungi pelaku usaha perikanan dalam negeri sekaligus memenuhi kebutuhan pasokan bahan baku ikan untuk industri, KKP akan memperketat pengawasan importasi ikan hingga ke tingkat distribusi.

Sharif mengemukakan, pengaturan importasi ikan yang ketat dilakukan untuk melindungi komoditas dan produk yang dihasilkan para pelaku usaha perikanan nasional terutama nelayan, pembudidaya, dan industri pengolahan skala kecil dan menengah.

Berdasarkan data KKP, pertumbuhan rata-rata nilai impor hasil perikanan periode 2007-2011 adalah 39,13% per tahun, sedangkan pertumbuhan rata-rata nilai ekspor hasil perikanan pada periode yang sama hanya mencapai 9,72% per tahun.(medanbisnisdaily)
Share this post :

+ comments + 3 comments

September 9, 2018 at 9:32 AM

numpang promo ya gan
kami dari agen judi terpercaya, 100% tanpa robot, dengan bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% segera di coba keberuntungan agan bersama dengan kami
ditunggu ya di dewapk^^^ ;) ;)

February 25, 2019 at 1:16 PM

Ayo yang suka main Slot GAME, ONLINE CASINO, TEMBAK IKAN, TARUHAN BOLA Dan masih banyak lainnya !!!!

Bisa bergabung bersama kami Agen MARIONG.COM - OURWET.COM (Link Alternatif), Situs SLOT GAME Terbesar dan Terpercaya di INDONESIAa

Promo yang berlaku saat ini :
**BONUS REFFERAL
** BONUS DEPOSIT HARIAN
** WELCOME BONUS
** BONUS FREEBET

BERAPAPUN KEMENANGAN AKAN KAMI BAYAR... BUKTIKAN SEKARANG JUGA !!!!

INFO LEBIH JELAS CONTACT KAMI :
** WA : +60176025881
** PIN BB : ONGLUCKY
Kami Siap Melayani anda 24 jam Nonstop

May 6, 2019 at 3:49 AM

Hot Promo Edenpoker, Bonus NEW MEMBER Rp.10.000,- + Bonus DEPOSIT 5%
Nikmati promo menarik Edenpoker .co
- Minimal deposit da withdraw Rp.15.000,-
- Bonus Rollingan 0,3 - 0.5%
- Bonus New Member RP.10.000,-
- Bonus Deposit 5%
- Bonus referral sebesar 10% seumur hidup
Nikmati juga JACKPOT hingga Ratusan Juta Rupiah.
Ajak temanmu sebanyak mungkin untuk bermain di Edenpoker, dan dapatkan 10% BONUS REFERRAL...
Jadi Tunggu Apa lagi... Ayo Daftar Sekarang Juga,Ajak Teman-teman Kalian Dapat Bonus Juga.Poker Pelayanan Cepat dan Baik. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi Customer Service kami di :

WA : +855 7863 3569

LINK : WWW. Edenpoker .co

LINK ALTERNATIF : WWW. Edenpoker .BET

LINK ALTERNATIF : WWW. Edenpoker .CO .

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. usahabeternak.blogspot.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger